DAMPAK KOMPUTER

by alwin | 09.33 in | komentar (0)


Pada era globalisasi ini kemajuan teknologi mengalir begitu cepat. Produk baru banyak bermunculan mulai dari perlengkapan gaming, komunikasi seluler sampai komputer. Tentunya teknologi yang pesat telah membawa akibat yang baik maupun buruk. Berikut ini akan dibahas sedikit mengenai cara kerja teknologi dan akibat yang ditimbulkannya.


1. Komputer
Difinisi komputer dari http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer yaitu alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah informasi."
Model kerja dari komputer yaitu seperangkat alat yang terdiri dari motherboard sebagai tempat Central Procesing Unit, monitor untuk tampilan, keyboard dan mouse untuk kontrol serta pengaturannya.
Komputer memiliki banyak keuntungan karena teknologi prosesor dengan program yang canggih dan low energy. Komputer sering digunakan sebagai media mengajar dengan multimedia, sehingga lebih menarik dan mudah dicerna oleh siswa. Program-program yang ada juga sangat membantu manusia menyelesaikan tugas-tugasnya baik menghitung maupun database dan program yang lain. Permainan interaktif yang membangun kreativitas kita. Apalagi bila ada sambungan internet maka informasi akan mudah dan cepat didapatkan. Tukar informasi jarak jauh dengan cepat.
Selain keuntungan diatas komputer juga memiliki kekurangan yang dapat menggeser etika tradisional kita. Banyak dari game yang dibuat memuat kekerasan, sadis dan tanpa ampun. Hal ini dapat mempengaruhi emosi kita apalagi anak-anak yang masih belum bisa menyaringnya. Keseringan didepan komputer dapat mengurangi interaksi sosial sehingga kehidupan sosial tidak seimbang. Akses internet juga dapat menjadi berbahaya pornografi,pornoaksi dan kekerasan banyak ditampilkan disana tanpa filter. Bagi orang yang tidak bisa menahan nafsu ini tentu akan menjadi masalah. Anak-anak banyak menjadi korban disini karena mereka belum bisa menyaring apa saja yang seharusnya tidak dikonsumsi.

Kesimpulan
Gunakan komputer seperlunya saja. Luangkan waktu untuk tetap melakukan interaksi sosial agar kepekaan terhadap lingkungan tidak hilang. Sadari bahwa pornografi hanya akan mengotori pikiran kita. Sebisa mungkin mendampingi anak-anak anda ketika berinteraksi dengan komputer dan ajarkan pada mereka apa saja yang baik dan buruk pada komputer.

Ini dulu ya…..
Ada lidi di kamar mandi
Lain kali disambung lagi.

--TETEP SEMANGAT-

MAKELAR KASUS

by alwin | 09.41 in | komentar (0)

1. Arti dari Markus

Beberapa minggu ini berita makelar kasus (biasa disingkat Markus) terus menjadi bahan pembicaraan baik di media cetak maupun elektronik. Sebenarnya apa sih maksud dari Markus? Markus sendiri terdiri dari dua kata, yaitu makelar dan kasus. Makelar adalah orang yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli, makelar yg sudah mengenal si penjual dan si pembeli maka akan menjadikan tranksaksi yg keberhasilan perdagangannya akan berhasil. Jika perdagangan itu berhasil berarti ke tiga pihak tersebut sama-sama mendapatkan untung besar. Kemudian kasus adalah suatu permasalahan yg sedang terjadi. Kesimpulan yang dapat diambil dari makelar kasus adalah seorang perantara yang mengenal pembeli dan penjual yang sedang bertransaksi mengenai suatu permasalahan yang sedang terjadi sehingga ketiga pihak mendapatkan keuntungan dalam proses peradilan. Bagaimana ya bila para pemegang amanah dalam institusi peradilam melakukan hal ini? Apalagi para pelakunya adalah para intelektual yang notabene merupakan orang-orang berpendidikan tinggi.

2. Masalah Markus di Peradilan Kita

Kasus akan lebih menarik apabila para Markus sudah merambah dunia perpajakan seperti yang sedang hot dibicarakan di berbagai media minggu ini. Nama Gayus Tambunan tentu sudah tidak asing terdengar di telinga kita. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan golongan IIIA ini terlibat dalam kasus pajak sebesar Rp 25 miliar. Masak pegawai golongan IIIA bisa memiliki istana berharga miliaran rupiah di Gading Park View, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Uang senilai Rp 25 miliar di rekening Gayus dicurigai Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan yang melaporkannya ke polisi.

Kemudian nama yang muncul kemudian adalah Andi Kosasih. Kasus yang melibatkan Andi Kosasih bermula dari laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mencurigai rekening milik Gayus Tambunan sehingga dilaporkan ke Mabes Polri. Dalam proses penyidikan, Gayus Tambunan menjadi tersangka, sedangkan Andi Kosasih hanya sebagai saksi. Saat menjadi saksi, Andi Kosasih mengaku sebagai pemilik uang yang berada di dalam rekening itu sehingga membuat Gayus Tambunan lolos dari tuduhan pidana korupsi dan pencucian uang di persidangan pada Pengadilan Negeri Tangerang. Sesudah dugaan adanya penyimpangan penyidikan rekening Gayus Tambunan itu, Mabes Polri lalu membentuk Tim Penyidik baru yang kemudian mencurigai Andi Kosasih telah melakukan kesaksian palsu pada proses penyidikan dan persidangan.

Kedua nama itu dimunculkan oleh Komjen Pol Drs. Susno Duadji, S.H, M.Sc. yang merupakan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim Polri) yang menjabat sejak 24 Oktober 2008 hingga 24 November 2009. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Kapolda Jawa Barat. Kemunculan kedua orang tadi merupakan sebagian dari terbebernya kasus Markus di jajaran peradilan kita.

3. Solusi yang ditawarkan

Sebenarnya masalah Markus merupakan kejahatan peradilan yang sudah lama terjadi. Mungkin saking seringnya hal ini sudah menjadi budaya sampai-sampai orang yang ingin memperbaiki dari dalam malah ikut tercebur di dalamnya kalau ia tidak memiliki keimanan yang kuat. Sehingga perlu langkah konkret khusus yang harus ditempuh agar masalah Markus ini dapat diselesaikan. Hal yang bisa dilakukan contohnya:

a) Membuat hukuman yang keras terhadap para Markus seperti hukuman penjara seumur hidup.

b) Mengubah mind set bahwasanya kita tetap mampu bertahan baik dari segi ekonomi atau sosial dengan gaji yang telah diberikan.

c) Awasi dengan ketat kekayaan para pekerja yang berada di sekitar peradilan. Sehingga apabila ada yang tidak beres bisa langsung di usut.

d) Buat bada pengurus zakat. Bila seseorang merasa kurang mampu akan kebutuhannya bisa minta kesana.

Mungkin itu dulu bahasan kali ini, lain kali di sambung lagi………